05. Gerombolan Ulat – Tensei shitara Dragon no Tamago datta: Saikyou Igai Mezasanee

Now Reading
05. Gerombolan Ulat – Tensei shitara Dragon no Tamago datta: Saikyou Igai Mezasanee

Puhaa, segarnya!

Aku kesulitan untuk minum sewaktu masih menjadi telur!
Aku harus susah payah menuangkah air ke lubang telurnya!
Aku merasa dilahirkan kembali! Ya memang, sebelumnya, aku hanyalah sebuah (seekor?) telur!

Aku mulai mendengar suara tidak enak di belakangku selagi minum air dari danau.

Saat mencoba melihat ke sumber suara, aku menemukan penyebabnya. Dari dalam hutan, aku melihat banyak bayangan.

[Shaaa!] [Shaaa!] [Kishaaa!] [Shashasha!] [Shashaaa!]

Oioi, bukannya itu gerombolan Cacing Hitam?!

Dan sepertinya mereka menuju kesini.
Aku melihat mereka ada sekitar 20 ekor.
Banyak juga.

Ah, mereka mungkin mengejarku!

Kalau tidak salah, setelah aku mengalahkan Cacing Hitam sebelumnya, dia sempat berdiri dan berdesis satu kali untuk yang terakhir kalinya. Aku jadi ingat, kalau tidak salah dia memiliki skill [Memanggil Kelompok: Lvl2] ya? Kemungkinan dia menggunakan skill itu di saat-saat akhir.

Oioi, tapi, kenapa sebanyak ini?.

Kalian tidak tahu seberapa berat usahaku bertahan sampai sekarang?…kalau dipikir-pikir, sungguh keajaiban aku masih bisa bertahan sampai sekarang, sejak jadi telur itu.

Saat para Cacing Hitam itu mulai mengepungku, aku mulai mengeluarkan nafas hangat ke arah mereka. Itu adalah skill [Nafas Bayi]. Cacing Hitam yang terkena itu mulai berjatuhan. Berhasil, berhasil.

Merasa sudah menggagalkan serangan Cacing Hitam itu, aku menginjak salah satu dari mereka dengan sekuat tenaga.

[Gishaaa!]

Aku menginjaknya dan menyeretnya dengan menggigitnya.

Oraora, ayo sini!
Meskipun dia menggigitku juga, tapi giigtannya tidak sakit sama sekali.
Aku tidak sama seperti sebelumnya!

Para Cacing Hitam itu mulai menyerangku dari berbagai arah.

Aku memutar tubuhku dan lompat ke arah salah satu dari mereka, mendarat di sekitar perutnya dan membuatnya jatuh. Lalu aku menggunakan [Nafas Bayi] lagi! Cacing Hitam yang sudah lemah itu mati.

4 sudah jatuh, sisa 16 lagi.

Aku harus bertahan!

[48 poin EXP telah didapatkan.] [Karena efek dari Skill Title [Telur Berjalan], 48 poin EXP lagi telah didapatkan.]

Oh, aku masih memiliki skill [Telur Berjalan]?

Kupikir sudah hilang karena sudah tidak memiliki [Cangkang Telur], bukannya itu ciri khasnya? Kalau begini, artinya aku akan terus dapat bonus EXP ya?
Ini seperti cheat.

[Level [Bayi Naga’s] naik dari 1 menjadi 7] [Skill Title [Pejuang: Lvl1] telah didapatkan] [Skill Normal [Pukulan Naga: Lvl1] telah didapatkan]

Oh, kekuatanku meningkat!

Para Cacing Hitam itu kelihatannya mulai ragu, aku tidak akan membiarkan satupun dari kalian lari! Kalian akan menjadi poin EXPku! Aku menendang tanah untuk meningkatkan lompatanku dan memukul ke Cacing Hitam lain.

Dia menggigit pukulanku, tapi giginya tidak mampu menembus sisikku.
Dan akhirnya pukulanku mengenainya. Ini [Pukulan Naga]ku! Kepalan tanganku terbalut dengan api dan aku mengancurkan giginya, berkat kekuatanku, pukulanku sampai bisa membuatnya terlempar. Sekali lagi, aku melompat dan memukul Cacing Hitam yang ada di belakangku.

[[Ajaaaaaaa!]]

2 lagi jatuh.

Kalau terus begini, aku bisa mengakhiri ini dengan cepat. Aku akan terus mengalahkan mereka yang datang ke arahku. Cacing Hitam yang sebelumnya ku anggap sebagai rival ini, sekarang hanyalah menjadi poin untuk EXPku.

[Kijaaaa!]

Aku membuat cacing terakhir terlempar dengan [Pukulan Naga]ku.

Butuh waktu 5 menit untuk menyelesaikannya. Aku terus naik level selama pertarungan yang membuatku semakin kuat. Bayi Naga Terkuat berusia 10 menit.

[12 Poin EXP telah didapatkan.] [Karena efek dari Skill Title [Telur Berjalan]. 12 poin exp lagi didapatkan.]

Sudah kuduga, ini cheat, ya kan?

Levelku terus naik karena itu. Evolusi selanjutnya adalah saat aku level 25…mungkin akan lebih cepat dari perkiraan.

[Level [Bayi Naga] naik dari 14 menjadi 15] [Skill Title [Pejuang’s] naik dari 1 menjadi 2]

‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐

Ras: Bayi Naga

Status: Normal
Lvl: 15/25
HP: 3/57
MP: 1/55
Kekuatan: 51
Pertahanan: 35
Sihir: 48
Agility: 35
Peringkat: D-

Spesial Skill: [Sisik Naga: Lvl1] [Suara Ilahi: Lvl2]

Pertahanan Skill: [Resistansi Fisik: Lvl2] [Resistansi Jatuh: Lvl3] [Resistansi Lapar: Lvl2] [Resistansi Racun: Lvl2] [Resistansi Kesepian: Lvl2]

Skill Normal: [Berguling: Lvl2] [Periksa Status: Lvl1] [Nafas Bayi: Lvl1] [Siul: Lvl1] [Gigitan Manis: Lvl1] [Pukulan Naga: Lvl1]

Skill Title: [Putra Raja Naga: Lvl–] [Telur Berjalan: Lvl–] [Ceroboh: Lvl2] [Si Bodoh yang Polos: Lvl1] [Pejuang: Lvl2] [Pembunuh Serangga Tak Berbahaya: Lvl1]

‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐

Aku melakukannya dengan baik~

Levelku yang hilang sebelumnya sudah pulih, tapi HPku benar-benar hampir habis.
Aku harus beristirahat sampai HPku pulih sepenuhnya.

Tapi aku merasa agilityku terlalu rendah untuk levelku levelku.

Tapi, bukan berarti aku mau mengkhususkan diri dalam kecepatan.

Sepertinya, misiku untuk jadi yang terbaik tidak akan sesulit yang kukira.

What's your reaction?
Thumbs
0%
Happy
0%
Cool
0%
Sad
0%
Angry
0%
About The Author
rhid